KIAT DASAR KESUKSESAN ENTREPRENEUR

Apa Itu Entrepreneur?
Sebelum mengetahui tips tentang bagaimana menumbuhkan jiwa entrepreneurship beserta ciri-cirinya, ada baiknya Anda untuk mengetahui apa itu entrepreneur. Entrepreneur artinya secara umum merupakan sebuah tindakan yang dilandasi kreativitas, inovasi dan bagaimana mengelola sumber daya dalam mencapai sebuah tujuan. Baik dari segi materi dan non-materi. Beberapa pengertian entrepreneurship menurut Howard H. Stevenson, salah seorang akademisi di Harvard misalnya, menyebutkan jika kewirausahaan ini merupakan pendekatan dalam manajemen. Khususnya dalam mengejar dan memperoleh peluang yang ada tanpa memperdulikan sumber daya yang ada. Kemudian, Peter Ducker yang dikenal sebagai seorang pemikir dalam dunia manajemen di Amerika Serikat berpendapat bahwa entrepreneurship ini adalah aktivitas yang secara konsisten dapat mengkonversi ide menjadi sebuah kegiatan atau usaha yang menguntungkan.
Ciri-Ciri Orang Berjiwa Entrepreneurship Sejati
Banyak orang mengaku dirinya sebagai seorang pebisnis. Namun tak sedikit pula dari orang-orang tersebut yang belum memiliki jiwa tersebut. Untuk itulah penting bagi Anda mengetahui ciri-ciri seorang entrepreneur sejati. Apa sajakah ciri-ciri tersebut? Di bawah ini beberapa di antaranya untuk Anda perhatikan.
1. Punya Mimpi Besar
Memiliki jiwa entrepreneur artinya Anda harus memiliki impian besar. Inilah yang menjadi ciri seorang entrepreneurship sejati, mereka memiliki impian tentang usaha yang akan dikembangkannya nanti. Impian-impian tersebut akan diimplementasikan dalam rencana jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang. Adapun mimpi besar dari seorang yang memiliki jiwa tersebut adalah tidak hanya materi saja. Namun, disisi lain dirinya bercita-cita besa memberdayakan masyarakat di sekitarnya dengan usaha yang dirintisnya. Dengan begitu akan tercipta lapangan kerja yang dapat membantu kesejahteraan masyarakat.
2. Mampu Mengatasi Ketakutan dalam Dirinya
Setiap orang tentu punya rasa takut, salah satunya adalah takut dalam menghadapi kegagalan. Bagi seorang dengan jiwa entrepreneurship kegagalan tersebut bukan menjadi penghalang dan berusaha bagaimana mengatasi ketakutan yang ada dalam dirinya tersebut. Dengan demikian jiwa entrepreneur artinya juga memberikan dampak positif pada seseorang untuk berani bertindak dan bertanggung jawab terhadap keputusan yang dia ambil. 3. Suka Tantangan Baru
Anda tidak hanya akan bertahan di zona nyaman saja, melainkan berusaha untuk mencoba tantangan baru. Bahkan tantangan yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Jiwa entrepreneurship orang-orang seperti ini biasanya tidak suka menunda-nunda hal yang monoton. Mereka ini lebih suka tantangan yang mana dapat memberikan pengaruh maupun perubahan yang lebih baik di masa depan. Seorang entrepreneur juga akan mengasah kreativitasnya dan berusaha bagaimana untuk mengatasi hal sulit dengan keyakinan tinggi. Keyakinan inilah yang dapat dijadikan modal memecahkan hal sulit sekalipun.
4. Disiplin Tinggi
Kunci berikutnya dari jiwa entrepreneurship adalah bagaimana seseorang menjaga pola kegiatan dan rencana yang akan dijalankan. Maka, seorang dengan jiwa tersebut tidak akan menyia-nyiakan waktu yang ada dan berusaha untuk lebih disiplin dalam melakukan berbagai hal. Baginya, ‘time is money’ dengan membuang waktu berarti membuang kesempatan yang menguntungkan baik bagi dirinya maupun bagi orang lain. Agar bisa menjadi disiplin ini, Anda bisa membuat catatan kecil mengenai kegiatan apa saja yang harus dilakukan di hari tertentu. Kemudian, catatlah hasil dari kegiatan tersebut. Bila perlu lakukan evaluasi jika terjadi kesalahan maupun hal yang perlu diperbaiki.
5. Jiwa Pemimpin yang Kuat
Hal berikutnya dari ciri seseorang dengan jiwa entrepreneurship yang kuat adalah memiliki jiwa pemimpin yang kuat. Entrepreneur artinya tidak harus memimpin orang lain, tetapi bagaimana memimpin diri sendiri. Misalnya saat mengambil keputusan yang sulit. Anda pun harus menjadi teladan bagi karyawan dan orang di sekitar Anda. Ingat, apa yang Anda lakukan adalah cerminan dari pribadi Anda yang utama.
6. Tips Menumbuhkan Jiwa Entrepreneurship
Setelah Anda mengetahui mengenai definisi entrepreneurship, maka kini saatnya bagi Anda untuk mempraktikkannya. Oleh karena itulah, penting juga bagi Anda mengenai tips apa saja yang harus dilakukan untuk menumbuhkan semangat tangguh. Terlebih lagi bila Anda baru saja memulai usaha dan terjun dalam dunia tersebut. Berikut beberapa di antaranya yang perlu Anda terapkan.
7. Awali dengan Niat
Kunci dasar dalam menumbuhkan jiwa entrepreneurship sejati adalah memulainya dengan niat. Mengapa demikian, jika Anda tidak memiliki niat yang kuat maka mustahil usaha yang akan dijalankan berjalan sesuai rencana dan optimal. Anda bisa menjadikan niat ini sebagai modal pertama yang harus dimiliki selain modal dari segi materi. Selain niat, Anda juga meminta dukungan dari orang terdekat. Contohnya saja dukungan dari keluarga. Ketika keluarga sudah mendukung, maka Anda pun akan merasa tenang dalam menjalankan sebuah usaha dan keluarga inilah yang bakal mendukung Anda pada saat berada di puncak maupun terpuruk. Saat Anda mampu bangkit dari keterpurukan inilah salah satu cara dalam menumbuhkan entrepreneurship sejati.
8. Mau Belajar Kesuksesan Orang Lain
Terkadang sebagian orang merasa iri dengan kesuksesan yang diraih oleh orang lain. Bila Anda ingin menjadi seorang berjiwa entrepreneurship sejati, maka jadikanlah kesuksesan orang lain sebagai bahan motivasi dan bukan menjadikannya iri hati. Anda bisa melihat bagaimana seseorang yang sukses membangun usaha mulai dari nol, bahkan harus jatuh bangun untuk dapat meraih kesuksesan. Kesuksesan di sini bukan berarti terpaku dari segi materi seperti omzet dan keuntungan yang meningkat saja. Di sisi lain juga bagaimana seorang entrepreneur tersebut mampu memotivasi dan membuka lapangan kerja bagi orang lain.
9. Tentukan Modalnya
Untuk menjadi seorang entrepreneurship memang membutuhkan modal dalam segi materi dalam hal ini adalah uang. Maka dari itulah, penting bagi Anda untuk mengetahui bagaimana mendapatkan modal tersebut. Mendapatkan modal tersebut haruslah dilakukan secara rinci sesuai dengan kebutuhan. Modal ini bisa diperoleh dari uang tabungan yang khusus untuk usaha. Anda pun juga bisa mendapatkan modal di lembaga keuangan seperti bank yang menyediakan modal usaha. Cara lainnya adalah dengan cara patungan dengan teman atau keluarga yang memiliki visi yang sama dengan usaha yang akan dijalankan.
10. Fokuskan diri Anda
Ketika Anda menjalankan sebuah usaha, tentu akan ada banyak kendala nantinya. Maka dari itulah penting juga selain menumbuhkan jiwa entrepreneurship, Anda juga harus fokus dalam kegiatan operasional usaha nantinya. Bayangkan saja bila Anda kehilangan fokus, maka ada berapa banyak kesempatan yang akan Anda lewatkan untuk mengembangkan usaha nantinya.
11. Tanamkan Sikap Percaya Diri
Sebagian orang mungkin merasa minder saat hendak membuka usaha baru. Jelas hal ini bukanlah bagian dari jiwa entrepreneurship sejati. Sebab, seorang entrepreneur haruslah memiliki rasa percaya diri yang kuat. Sikap percaya diri ini sangat penting bagi Anda dalam mengembangkan relasi, mencari modal, hingga menawarkan produk kepada calon konsumen. Ketika Anda memiliki rasa percaya diri yang kuat, maka ini akan memudahkan Anda nantinya. Dengan rasa percaya diri yang tinggi Anda pun akan selalu diliputi rasa optimis. Hal ini baik untuk motivasi dan penyemangat dalam menjalankan sebuah usaha yang dirintis.
12. Bangunlah Relasi
Usaha yang kuat tak mungkin berjalan tanpa dibarengi dengan relasi yang baik. Oleh karenanya, salah satu jiwa dan tips mengembangkan entrepreneurship yang wajib dimiliki adalah bagaimana kita dalam membangun relasi. Dari membangun relasi inilah kita menjadi tahu orang-orang yang akan kita ajak menjadi mitra nantinya. Tak hanya itu, dari relasi tersebut Anda juga akan banyak hal mengenai bagaimana mengembangkan bisnis yang ideal. Sebab, tak jarang dari relasi yang kita bangun tersebut terdapat orang-orang yang sudah berpengalaman sebelumnya. Dari situlah kita juga bisa menimba ilmu dan diterapkan dalam usaha yang kita jalankan.
13. Berani Mengambil Risiko
Terakhir dalam diri membangun jiwa entrepreneurship, Anda harus berani mengambil risiko. Memang, dalam menjalani usaha kita tidak akan pernah tahu ke depannya seperti apa. Bisa jadi usaha yang kita jalankan berhasil, namun tidak menutup kemungkinan pula usaha tersebut gagal. Maka dari itulah Anda harus memiliki jiwa yang tangguh untuk mengambil risiko tersebut. Di satu sisi, tak jarang risiko yang kita ambil pada akhirnya membawa kita ke arah yang lebih baik. Kemudian jangan lupa untuk selalu belajar dari kesalahan dan mengevaluasianya secara berkala. Bagaimana, sudah siapkah Anda untuk menjadi seorang dengan jiwa entrepreneurship sejati? Untuk menunjang operasional usaha, Anda pun juga harus memiliki berbagai perlengkapan dan peralatan yang ditunjang dengan teknologi canggih.





Mahasiswa Program Studi Akuntansi STIE Atma Bhakti Surakarta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Trik Mengembangkan UMKM

Menumbuhkan Jiwa Berwirausaha Setelah Pandemi